Pemkab Bogor Jadi Role Model Digitalisasi Keuangan Daerah

CIBINONG – aipbrnews.id

Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat implementasi digitalisasi transaksi keuangan daerah sebagai bagian dari komitmen reformasi tata kelola pemerintahan. Sekretaris Daerah, Ajat Rochmat Jatnika mengatakan bahwa seluruh pelaksanaan digitalisasi di lingkungan Pemkab Bogor merupakan bagian dari arahan langsung Bupati Bogor sejak awal kepemimpinan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Hal tersebut disampaikan usai mengikuti launching Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) atau Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), secara virtual, di Ruang Rapat Sekda, Cibinong, Rabu (3/3). TP2DD dan ETPD merupakan program nasional dan melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga, di antaranya Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, serta Bank Indonesia. Pemkab Bogor diminta menyampaikan best practice implementasi digitalisasi transaksi keuangan daerah.

“Digitalisasi ini adalah program unggulan dan arahan langsung Bapak Bupati. Sejak awal beliau menekankan bahwa tata kelola keuangan daerah harus transparan, cepat, akuntabel, dan berbasis digital,” ujar Ajat.

Dalam kesempatan tersebut, Ajat menjelaskan, terdapat tiga aspek utama dalam implementasi digitalisasi di Kabupaten Bogor, yaitu digitalisasi pendapatan, digitalisasi belanja, serta penguatan sistem informasi dan jaringan. Dengan jumlah penduduk sekitar yang besar dan wilayah yang luas, pendekatan digital dinilai menjadi kebutuhan strategis.

“Adapun Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bogor tahun 2025 hampir seluruhnya telah didukung sistem digital,” jelas Ajat.

Ajat mengungkapkan, saat ini, pembayaran pajak dan retribusi daerah sudah dapat dilakukan melalui berbagai kanal seperti EDC, gerai ritel modern, mobile banking, hingga loket resmi. Sekitar 60 persen wajib pajak telah melakukan pembayaran secara non-tunai. Untuk meningkatkan transparansi pajak restoran, Pemkab Bogor juga memasang tapping box guna memantau transaksi secara langsung. Pada 2026, ditargetkan hampir 150 unit tapping box terpasang.(AIPBR)

  • Related Posts

    Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor Digelar di Desa Malasari Nanggung

    Nanggung – aipbrnews DPRD Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menggelar rapat paripurna istimewa Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 di Kampung Citalahab, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Rabu 03 Juni 2026. Dengan mengenang…

    Rudy Susmanto Bangga, Panda Pertama Indonesia Lahir di Kabupaten Bogor

    CISARUA – Aipbrnews Kabupaten Bogor mencatat sejarah penting di bidang konservasi satwa liar internasional. Seekor bayi giant panda bernama Satrio Wiratama atau yang akrab disapa Baby Rio resmi menjadi panda…