RUU Perampasan Aset, menurut Wakil Ketua Komisi III DPR Sari Yuliati merupakan Bagian dari Penguatan Pemberantasan Kejahatan yang Bermotif Ekonomi.

Jakarta – aipbrnews

Wakil Ketua Komisi III DPR Sari Yuliati mengatakan, RUU Perampasan Aset Terkait Tindak Pidana merupakan salah satu upaya untuk mengembalikan kerugian negara.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) penyusunan draf RUU Perampasan Aset, Kamis (15/1/2026).

Menurut politikus Partai Golkar itu, pemberantasan korupsi jangan berhenti setelah pemberian hukuman pidana.

“Intinya, kita menginginkan penegakan hukum bukan hanya sekadar menghukum pelaku dengan pidana penjara, tetapi juga bagaimana memulihkan dan mengembalikan kerugian keuangan negara yang timbul dari perbuatan pidana tersebut,” ujar Sari dalam RDP, Kamis.

RUU Perampasan Aset, kata Sari, juga merupakan bagian dari penguatan pemberantasan kejahatan yang bermotif ekonomi.

“Hari ini kita mulai pembentukan RUU tentang Perampasan Aset terkait dengan tindak pidana sebagai salah satu upaya kita memaksimalkan pemberantasan tindak pidana korupsi, tindak pidana terorisme, tindak pidana narkotika, serta tindak pidana lain yang bermotif keuntungan finansial,” ujar Sari. (red/AIPBR)
Jakarta Aset, ketua, menurut, Perampasan, Wakil
2026/01/18 pukul 7:19 pm
Pilih Petani Tanaman Buah dan Hias Puji Keberpihakan Rudy Susmanto Lewat Kebijakan Pasar Petani Garuda
Petani Tanaman Buah dan Hias Puji Keberpihakan Rudy Susmanto Lewat Kebijakan Pasar Petani Garuda
CIBINONG -aipbrnews

Bupati Bogor, Rudy Susmanto memimpin rapat untuk menyatukan langkah dan mempercepat proses penataan sekaligus penetapan operasional Pasar Petani Garuda agar dapat berjalan secara optimal dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Kebijakan tersebut dipuji para petani tanaman buah dan hias karena dianggap berpihak kepada petani kecil.

Kegiatan rapat percepatan penataan dan operasional Pasar Petani Garuda berlangsung dengan melibatkan Forum Paguyuban Tanaman Buah dan Hias, dan jajaran perangkat daerah terkait, di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Sabtu (17/1).

Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen untuk terus mendorong percepatan penataan serta memastikan operasional Pasar Petani Garuda berjalan sesuai dengan kebutuhan petani dan masyarakat, sehingga dapat menjadi penggerak ekonomi lokal di Kabupaten Bogor.

Sinergi antara pemerintah daerah, komunitas petani, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam mewujudkan Pasar Petani Garuda sebagai pusat ekonomi kerakyatan yang tertata, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa Pasar Petani Garuda disiapkan sebagai ruang strategis untuk mendukung pemasaran hasil pertanian lokal, khususnya komoditas buah dan tanaman hias unggulan Kabupaten Bogor.

“Kami duduk bersama untuk bermusyawarah dan menyatukan langkah guna mempercepat proses penataan serta penetapan operasional Pasar Petani Garuda dapat berjalan secara optimal dan segera dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat,” jelas Rudy Susmanto.

Menurut Rudy, kehadiran Pasar Petani Garuda tidak hanya menjadi sarana transaksi jual beli, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan petani agar memiliki akses pasar yang lebih luas dan berkelanjutan.

“Pasar Petani Garuda hadir bukan sekadar menjadi harapan baru, juga hadir memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para petani buah dan tanaman hias untuk tumbuh, mandiri, dan sejahtera,” tegas Rudy. (red/AIPBR)

Related Posts

Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., Resmikan Aula Masjid Jami Al Ittihad

Bogor – Aipbrnews Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., menghadiri sekaligus meresmikan Aula Masjid Jami Al Ittihad yang berlokasi di Desa Cibinong Kecamatan Gunung Sindur. Selanjutnya, mewakili Pemerintah Kabupaten…

Seharusnya Anak Muda Cerdas dan Kritis

Bogor — aipbrnews Pernyataan Ketua KNPI yang menuding adanya “penggiringan opini” terkait tuntutan pembayaran proyek menuai kritik tajam. Banyak pihak menilai, sikap tersebut justru menunjukkan ketidakpahaman terhadap substansi persoalan dan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *